Abraham: Setiap pertandingan adalah final; gol pertama akan tercipta cepat atau lambat.
2026-02-11 02:38

Aston Villa akan menghadapi Brighton di Liga Primer. Sebelum pertandingan, Tammy Abraham, sang striker yang baru saja kembali ke tim pada jendela transfer musim dingin, mengatakan bahwa karena musim memasuki tahap kritis, setiap pertandingan harus dimainkan dengan intensitas yang sama seperti final piala.
Striker berusia 28 tahun itu dengan cepat beradaptasi dengan sistem tim sejak kembali ke Villa Park pada bulan Januari. Meskipun Aston Villa saat ini menghadapi tekanan untuk berkompetisi di tiga kompetisi sekaligus—Liga Premier, Liga Europa, dan Piala FA—dan beberapa masalah cedera dalam tim, kepercayaan diri Abraham tetap tak tergoyahkan.
“Cedera seharusnya bukan penghalang. Kita mampu mengalahkan siapa pun,” tegas Abraham. “Tujuan sekarang sangat jelas: bersatu dan mencapai tujuan musim ini melalui pemulihan dan perjuangan.”
Bagi Abraham secara pribadi, sebuah gol sangat dibutuhkan untuk menandai awal kiprahnya di Aston Villa. Pada pertandingan kandang sebelumnya melawan Brentford, ia mencetak gol dan dengan gembira mencium lambang tim untuk merayakannya bersama para penggemar, tetapi gol tersebut kemudian dibatalkan oleh VAR, membuat seluruh stadion menghela napas kecewa.
Mengenai gol yang dianulir tersebut, Abraham berkata: "Itu agak mengecewakan, tetapi saya tidak boleh membiarkan hal itu membuat saya patah semangat, itulah sepak bola. Saya merasa waktunya tepat. Sekarang saya hanya butuh gol resmi pertama untuk memotivasi saya. Saya akan terus berusaha di setiap pertandingan sampai gol itu tercipta."
Sumber gambar: Internet/Situs web resmi Aston Villa
Related News