Piala Afrika – Papu Gueye mencetak gol di babak perpanjangan waktu, Senegal mengalahkan Maroko 1-0 untuk memenangkan kejuaraan.
2026-01-19 09:42

Pada tanggal 18 Januari waktu setempat, final Piala Afrika ke-35 berlangsung antara Senegal dan Maroko. Berkat gol Papu Gueye di babak perpanjangan waktu, Senegal akhirnya mengalahkan tuan rumah 1-0, mengamankan gelar kedua mereka dalam sejarah klub.
Baru lima menit pertandingan berjalan, Senegal mengambil inisiatif dan melancarkan serangan pertama: Lamin Camara mengirimkan tendangan sudut dari kiri, dan sundulan Papu Gueye di tiang jauh diselamatkan oleh Yassin Bono. Kedua tim kemudian terkunci dalam kebuntuan, dan permainan menjadi agak membosankan di beberapa momen. Pada menit ke-38, kesalahan sapuan bola Nossel Mazraoui memberi Iliman Ndiaye peluang satu lawan satu, tetapi tembakan rendahnya diselamatkan dengan brilian oleh Bono.
Setelah jeda, Maroko melancarkan serangan balik terhadap Senegal. Pada menit ke-58, Bilal Hannos memberikan umpan brilian dari sayap kanan, dan tendangan keras Ayoub Kabi melenceng tipis. Pada menit ke-62, tendangan Kabi dari sisi kiri kotak penalti diblok oleh Mamadou Sarr, dan tendangan susulan Abd Ezalozoli melenceng ke kanan. Pada menit ke-81, tendangan sudut Ashraf Hakimi dari kanan disambut oleh Ezalozoli di tiang jauh, tetapi tendangannya diselamatkan oleh Edouard Mendy. Pada menit ke-90, Nicolas Jackson mengirimkan umpan silang dari sisi kanan kotak penalti, dan tendangan susulan Gueye diselamatkan oleh Bono.
Babak tambahan waktu kedua menyaksikan klimaks dramatis. Pada menit kedua, Senegal mencetak gol dari tendangan sudut melalui sundulan Moussa Nyaket, tetapi gol tersebut dianulir karena Abdoulaye Sek telah mendorong Achraf Hakimi sebelumnya. Pada menit kelima, Al-Haji Dioff mendorong Brahim Diaz saat tendangan sudut, dan wasit memberikan penalti setelah meninjau VAR. Keputusan ini segera memicu protes keras dari tim Senegal, bahkan beberapa pemain mundur ke ruang ganti sebagai bentuk protes. Baru setelah bujukan kuat dari pemain kunci Sadio Mane, pertandingan yang terhenti tersebut dilanjutkan.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Diaz mencoba tendangan penalti Panenka, tetapi Mendy melakukan penyelamatan dengan mudah. Senegal lolos dari eliminasi, dan kedua tim terpaksa melanjutkan ke babak perpanjangan waktu dengan skor masih 0-0.
Pada menit ke-94, Idrissa Gueye memberikan umpan terobosan dari lini tengah, dan Papu Gueye melakukan lari panjang ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang. Dengan demikian, Senegal mengamankan kemenangan, mengalahkan Maroko dengan skor 1-0.
Related News