Dalam kekalahan mengejutkan di Liga Champions melawan Bodø/Glimt, Guardiola mendesak agar emosi negatif diatasi.
2026-01-21 01:37

Setelah malam Liga Champions yang mengecewakan, manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengeluarkan peringatan keras kepada tim, menuntut agar para pemain segera menghilangkan emosi negatif mereka dan melakukan segala yang mereka bisa untuk membalikkan penurunan performa mereka baru-baru ini.
Manchester City menderita kekalahan mengejutkan 1-3 saat bertandang ke markas tim raksasa Norwegia, Bodø/Glimt. Kekalahan ini bukan hanya memalukan, tetapi juga diwarnai insiden kartu merah yang diterima gelandang andalan mereka, Rodri. Saat ini, jika Manchester City ingin mengamankan posisi delapan besar di babak penyisihan grup dan lolos langsung ke babak playoff, mereka harus memenangkan pertandingan kandang terakhir mereka melawan Galatasaray.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Guardiola mengakui bahwa tim saat ini sedang melewati periode yang sangat sulit. Performa Manchester City kurang ideal sejak tahun 2025, hanya meraih tiga poin dalam empat pertandingan Liga Premier terakhir dan kekalahan baru-baru ini dalam derbi Manchester melawan Manchester United.
Dihadapi dengan gelombang cedera dan kontroversi baik di dalam maupun di luar lapangan, Guardiola menunjukkan bahwa tampaknya ada rasa fatalisme di ruang ganti, seolah-olah semuanya berjalan salah.
“Kami merasa setiap detail, entah itu keberuntungan atau keputusan wasit, bekerja melawan kami, tetapi kami harus mencoba mengubah dinamika ini,” kata Guardiola. “Kita tidak bisa menganggap enteng apa pun. Selanjutnya kita akan menghadapi Wolves, lalu Galatasaray, dan tim harus bangkit kembali.”
Meskipun Bodø/Glimt meraih kemenangan bersejarah atas tim Inggris, Guardiola menegaskan bahwa ia tidak pernah meremehkan lawannya. Ia menekankan bahwa timnya, yang merupakan semifinalis Liga Europa musim lalu, menunjukkan kecanggihan taktik yang luar biasa.
Bagi Manchester City, prioritas utama saat ini adalah untuk kembali meraih kemenangan dalam pertandingan liga melawan Wolves akhir pekan ini, sehingga membangun kembali kepercayaan diri mereka untuk pertandingan Liga Champions yang krusial setelahnya.
Related News