Manajer Real Madrid, Arbeloa, sangat mendukung Vinicius.
2026-02-21 02:14

Menanggapi insiden diskriminasi rasial serius yang dialami striker Real Madrid, Vinicius Jr., di Lisbon, pelatih kepala Álvaro Arbeloa membuat pernyataan yang sangat tegas pada konferensi pers pra-pertandingan.
Arbeloa tidak hanya menyatakan dukungan teguh tim untuk Vinicius dan dengan tegas membantah retorika "menyalahkan korban", tetapi juga secara terbuka menyerukan kepada UEFA untuk mengambil tindakan hukuman yang substantif.
Arbeloa dengan tegas menanggapi komentar kontroversial baru-baru ini dari beberapa tokoh termasuk José Mourinho mengenai selebrasi Vinicius. Dia menekankan, "Vinicius mencetak gol yang brilian, dan selebrasinya telah dilakukan ratusan dan ribuan kali sepanjang sejarah sepak bola."
“Kita tidak boleh pernah menggambarkan korban sebagai provokator. Tindakannya di lapangan tidak boleh dijadikan alasan untuk rasisme.”
Arbeloa mengungkapkan bahwa keputusan Vinicius untuk kembali ke lapangan pada malam ia mengalami diskriminasi adalah sebuah tindakan yang berani. Ia menyatakan dengan jujur bahwa jika Vinicius memilih untuk memboikot pertandingan, seluruh tim akan mengikutinya dan meninggalkan lapangan tanpa ragu-ragu.
Lebih lanjut, Arbeloa menegaskan bahwa rasisme tidak memiliki tempat dalam olahraga atau masyarakat. Ia menempatkan tanggung jawab utama untuk menghentikan insiden semacam itu pada UEFA, mendesak mereka untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa anti-rasisme bukanlah sekadar slogan kosong.
Arbeloa mengakui bahwa ia tidak sepenuhnya dapat berempati dengan penderitaan Vinicius: "Kita semua dihina di lapangan, tetapi saya belum pernah dihina karena warna kulit saya. Saya bahkan tidak tahu apakah saya mampu menanggung apa yang telah ia alami."
“Ini bukan pertama kalinya, dan kami sangat berharap ini adalah yang terakhir. Seluruh tim Real Madrid akan selalu berada di sisinya, teguh dalam melindungi dan mendukungnya.”
Sumber gambar: Internet
Related News