Tottenham Hotspur memecat manajer Thomas Frank karena performa buruk di Liga Premier.
2026-02-12 01:19

Klub raksasa Premier League, Tottenham Hotspur, secara resmi mengumumkan pemecatan Thomas Frank sebagai manajer tim utama.
Masa jabatan manajer asal Denmark berusia 52 tahun itu di London Utara hanya berlangsung delapan bulan sebelum berakhir tiba-tiba karena penurunan performa. Pemicu langsung pemecatan Frank adalah kekalahan memalukan Tottenham 1-2 di kandang melawan Newcastle United pada Selasa malam.
Ini bukan hanya kekalahan ke-11 Tottenham di Liga Premier musim ini, tetapi juga menyebabkan tim raksasa tradisional itu tergelincir ke posisi ke-16 di klasemen, hanya 5 poin di atas zona degradasi, yang menjadi peringatan keras untuk bertahan di liga.
Pada malam pertandingan, suasana di Stadion Tottenham Hotspur merosot drastis hingga mencapai titik beku. Para penggemar yang marah tidak hanya meneriakkan "Anda akan dipecat besok," tetapi juga menyanyikan nama mantan manajer Mauricio Pochettino sebagai bentuk protes dari tribun.
Meskipun Frank awalnya sukses memimpin tim dari babak penyisihan grup Liga Champions hingga babak 16 besar setelah mengambil alih jabatan pada Juni tahun lalu, performa buruk di kompetisi domestik telah menyebabkan dewan klub kehilangan kesabaran. Data menunjukkan bahwa Tottenham saat ini mengalami rentetan tanpa kemenangan terpanjang di liga sejak Oktober 2008, dengan delapan pertandingan tanpa kekalahan dan hanya dua kemenangan dalam 17 pertandingan liga terakhir mereka.
Selain itu, hilangnya kendali di ruang ganti juga menjadi alasan utama pemecatan Frank. Kapten Cristian Romero bahkan secara terbuka mengkritik manajemen klub di media sosial setelah jendela transfer ditutup, sebuah tindakan yang sepenuhnya mengungkap keretakan di dalam tim.
Untuk menghindari degradasi, klub telah memutuskan untuk mengganti manajer. Pernyataan resmi Tottenham mengatakan: "Meskipun Thomas telah memberikan yang terbaik, mengingat hasil saat ini, perubahan diperlukan."
Diketahui bahwa Tottenham Hotspur belum mengidentifikasi pengganti tetap dan kemungkinan besar akan menunjuk manajer sementara untuk membantu mereka menjauh dari zona degradasi hingga akhir musim.
Sumber gambar: Internet
Related News