Dengan hanya 72 hari tersisa hingga Piala Dunia 2026, Ghana memecat pelatih kepala Otto Addo.
2026-03-31 02:31

Dengan semakin dekatnya Piala Dunia Amerika Utara 2026, tim nasional sepak bola putra Ghana sedang mengalami perubahan besar pada momen krusial dalam persiapannya.
Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) merilis pernyataan resmi pada hari Selasa yang mengumumkan pemutusan kontrak dengan pelatih kepala Otto Addo, berlaku segera. Pengumuman ini datang hanya 72 hari sebelum dimulainya Piala Dunia.
Pemicu langsung dari keputusan pemecatan ini adalah penampilan buruk Ghana baru-baru ini dalam pertandingan pemanasan. Sebagai persiapan untuk Piala Dunia Amerika Utara mendatang, Ghana telah berlatih di Eropa. Namun, tim tersebut pertama kali mengalami kekalahan memalukan 1-5 dari Austria Jumat lalu, diikuti oleh kekalahan 1-2 dari Jerman di Stuttgart.
Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) mengkonfirmasi berita tersebut secara singkat dan langsung dalam sebuah pernyataan resmi: "Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) telah berpisah dengan Otto Addo, pelatih kepala tim nasional senior putra, berlaku efektif segera."
Mantan pemain Borussia Dortmund, Otto Addo, resmi mengambil alih posisi manajer pada Maret 2024. Namun, selama masa jabatannya, performa tim jauh di bawah ekspektasi. Meskipun memiliki bintang-bintang Liga Premier berbakat seperti Antoine Semenyo dan Mohamed Kudus, Addo gagal membawa tim nasional Ghana lolos ke Piala Afrika 2025.
Dalam 22 pertandingan yang dipimpinnya, Ghana hanya berhasil meraih 8 kemenangan dan 9 kekalahan, persentase kemenangan kurang dari 40%. Performa kepelatihan ini jelas gagal memuaskan manajemen dan para penggemar.
Ini menandai penampilan kelima Ghana di putaran final Piala Dunia. Di Piala Dunia 2026 mendatang, mereka tergabung dalam Grup L yang sangat kompetitif, bersama dengan tim-tim kuat Eropa seperti Inggris dan Kroasia, serta Panama dari Amerika.
Sumber gambar: Internet/Situs web resmi BBC
Related News